https://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/issue/feedAmali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikan2026-06-05T00:00:00+00:00Dr. H. M. Makhrus Ali, M.Pd.Muhammadalu2518@gmail.comOpen Journal Systems<p data-start="196" data-end="1247"><strong>Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikan</strong> adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi karya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini menjadi media untuk menyebarluaskan hasil kegiatan pemberdayaan, pendampingan, pengembangan masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas masyarakat, serta solusi berbasis riset untuk kebutuhan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Setiap artikel yang diterbitkan harus menunjukkan kontribusi nyata terhadap masyarakat dan memiliki dampak keberlanjutan. Jurnal ini menerapkan proses <strong data-start="846" data-end="861">peer-review</strong> yang ketat untuk memastikan kualitas, relevansi, dan integritas ilmiah dari setiap naskah yang dipublikasikan. Sebagai jurnal <strong data-start="988" data-end="1003">open access</strong>, Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia berkomitmen mendukung penyebaran ilmu pengetahuan secara luas dan mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya memperkuat pembangunan masyarakat yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia.</p> <p><strong>Indexed By:</strong></p> <p> </p> <p><strong>Journal Sponsors and Partners: </strong></p> <p> </p>https://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/153Peningkatan Peran Orang Tua dalam Mendukung Kesiapan Sekolah Anak Usia 5-6 Tahun di Tk Abdi Bangsa 2 Bumi Nabung Kecamatan Abung Barat2026-03-27T06:35:28+00:00Suciyana Anahsyras1004@gmail.comTri Hariyati trihariyati94@gmail.comRidwan AIridwanai2026@gmail.com<p>Kesiapan sekolah pada anak usia dini merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran pada jenjang pendidikan selanjutnya. Salah satu unsur yang memengaruhi kesiapan sekolah anak adalah keterlibatan orang tua dalam memberikan stimulasi perkembangan, dukungan emosional, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif di lingkungan rumah. Namun demikian, pada kenyataannya masih terdapat sebagian orang tua yang belum memiliki pemahaman yang optimal mengenai cara mendukung kesiapan sekolah anak usia 5–6 tahun. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mendukung kesiapan sekolah anak usia 5–6 tahun di TK Abdi Bangsa 2 Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, serta pendampingan kepada orang tua terkait berbagai aspek kesiapan sekolah anak yang mencakup kesiapan kognitif, sosial-emosional, kemampuan bahasa, dan kemandirian. Kegiatan ini diikuti oleh orang tua peserta didik serta guru yang berperan sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya kesiapan sekolah serta cara memberikan stimulasi yang tepat kepada anak di lingkungan keluarga. Selain itu, orang tua juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan peran orang tua dalam mendukung kesiapan sekolah anak usia dini.</p>2026-06-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikanhttps://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/165Enhancing Kindergarten Children's Creativity Through Traditional Games2026-04-24T12:44:18+00:00Anisa Juliananisajuliana2000@gmail.comTri Hariyati trihariyati94@gmail.com<p>Early Childhood Education (PAUD) in kindergarten is the foundation for children's development, including creativity. Creativity can be fostered through the right environment and learning, but conventional teacher-centered methods often limit children's expression. This study uses a descriptive qualitative approach to explore the application of traditional games in enhancing creativity in kindergarten children. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results show that traditional games encourage children to be more active, confident, and creative, both cognitively, physically, and socio-emotionally. Children learn to express ideas, solve problems, imagine, and collaborate with friends. These findings confirm that traditional games are effective as a fun, contextual learning method, and are able to optimize children's creative potential, while also being an innovative alternative relevant to local culture</p>2026-06-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikanhttps://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/162 Implementation of the Storytelling Method to Instill Moral and Religious Values in Early Childhood2026-04-20T12:48:50+00:00Flora Ambarwatisumadiktb12@gmaim.comTri HariyatiTrihariyati94@gmail.com<p>Early childhood education is a crucial stage in character and personality development, including the instilling of moral and religious values. This study aims to examine the implementation of the storytelling method in instilling moral and religious values in early childhood in early childhood education institutions. The study used a qualitative approach with a descriptive research type, involving observation, interviews with teachers, and documentation as data collection techniques. The results showed that storytelling was implemented systematically through the preparation, implementation, and evaluation stages. This method is effective in instilling moral values such as honesty, responsibility, and discipline, as well as religious values, including understanding the concept of divinity and the habit of prayer. Storytelling can also increase children's emotional engagement, attention, and enthusiasm during learning. Thus, storytelling can be an effective, enjoyable, and relevant learning method for instilling moral and religious values in early childhood.</p>2026-06-21T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikanhttps://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/178Pemberdayaan Orang Tua dalam Pendampingan Hafalan Al-Qur’an Anak di RA Tahfidzul Qur’an Cempedak2026-05-15T04:06:25+00:00Rahma Wulandari43wulandarirahma21@gmail.com<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kemampuan orang tua dalam mendampingi proses hafalan Al-Qur’an anak usia dini di RA Tahfidzul Qur'an Cempedak. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih rendahnya pemahaman orang tua mengenai metode pendampingan hafalan yang efektif, sehingga proses muraja’ah dan pembiasaan hafalan di rumah belum berjalan optimal. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta praktik langsung metode hafalan Al-Qur’an yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan evaluasi berkala terhadap keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak menghafal Al-Qur’an di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan metode pendampingan hafalan, meningkatnya motivasi anak dalam menghafal Al-Qur’an, serta terciptanya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membangun lingkungan Qur’ani. Selain itu, program ini memberikan dampak positif terhadap konsistensi muraja’ah anak dan pembentukan karakter religius sejak usia dini. Dengan demikian, pemberdayaan orang tua dalam pendampingan hafalan Al-Qur’an menjadi salah satu strategi efektif dalam mendukung keberhasilan program tahfidz anak usia dini di RA Tahfidzul Qur'an Cempedak</p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikanhttps://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/175The Role of Islamic Religious Education Teachers in Shaping Students' Character2026-05-13T08:26:46+00:00Siska Erfita Handayanisiskamobile4@gmail.comAriyanto Ariyantoarikotabumi677@gmail.comAzizah Azizahazizah233@gmail.comFani Akmal Fatirakmalfathir596@gmail.com<p>This study aims to explain the function of Islamic Religious Education (PAI) teachers in building student character in the digital era, as well as exploring strategies, obstacles, and the effectiveness of its implementation in schools. The method used is qualitative with a case study approach, which was conducted at SMP Negeri 2 Kotabumi. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and document collection. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which consists of data reduction, data presentation, and conclusions. The results of the study indicate that PAI teachers have an important function as moral educators, spiritual guides, and connectors of character values through an approach that is adapted to the context. In the digital era, PAI teachers adjust their teaching methods by using digital tools such as da'wah videos, online learning platforms, and social media as educational resources. This strategy has proven effective in attracting students' attention and at the same time instilling the values of honesty, responsibility, tolerance, and ethics in media. However, teachers also face challenges such as time constraints, inability to have digital literacy skills, and the negative impact of social media on student behavior. To overcome these obstacles, PAI teachers combine character education into the learning process, religious guidance, and online communication on an ongoing basis. The role of teachers will be maximized if supported by cooperation between schools, parents, and the community. This study provides a theoretical contribution to the development of a character education model based on Islamic values and in accordance with the challenges of the digital age. Practically, the findings of this study serve as a reference for strengthening digital teacher literacy, developing an adaptive curriculum, and involving parents in shaping students' character as a whole.</p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikanhttps://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/158Penerapan Metode Belajar Kelompok Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak Usia Dini di RA Al Islamiyah2026-04-12T09:34:06+00:00Tasa Gustinatasagustinatasa@gmail.com<p>This article aims to determine how the application of group learning methods can increase the enthusiasm for learning in early childhood at Ra Al Islamiyah. The enthusiasm for learning is very important in the learning process because it can influence the activeness, attention, and involvement of children during learning activities. In this case, teachers and parents have a crucial role in fostering enthusiasm for learning in children from an early age. Therefore, learning methods are needed that are interesting and directly involve children, one of which is through group learning activities. To achieve this goal, the author conducted research at one of the early childhood education institutions, RA Al Islamiyah. This research was also supplemented by a literature review by studying various scientific sources such as books and journals related to early childhood learning. The results of the study at Ra Al Islamiyah showed that the group learning method can increase children's enthusiasm for learning. Children appear more active, more enthusiastic, and more interested in participating in learning activities when they study with their friends in small groups. In addition, group learning activities also help children learn to work together, communicate, and dare to express their opinions.</p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pendidikan